IYNLC 2018 : Kepemimpinan Gizi #1
Setelah beberapa bulan tidak menulis blog, karena harus
menulis kewajiban sebagai mahasiswa dulu (re: laporan magang :D)
Diawal Februari, tepat tanggal 1 Februari saya ditelpon oleh
panitia Indonesia Young Nutrition Leaders Camp 2018 untuk mengisi slot peserta
yang kosong karena peserta tidak dapat hadir. Whoaaa!! Bagaimana saya tidak
excited?!
Indonesia Young Nutrition Leaders Camp 2018 merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh lulusan sarjana gizi Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI) http://isagi.or.id/. Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam bidang gizi yang kritis dan bijak untuk meningkatan gizi di Indonesia yang lebih baik.
Hari pertama saya mengikuti kegiatan akhir saja yaitu sharing session oleh Bapak Doddy Izwardy selaku Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan. Topik kali ini tentang perkembangan gizi yang semakin intelektual seiring dengan perkembangan zaman. Beliau juga menyatakan bahwa pemerintah telah menempatkan gizi sebagai investasi bangsa. Disini saya menjadi mengerti kasus yang terjadi di Indonesia terutama tentang gizi dan kesehatan, bagaimana respon dari Kementerian Kesehatan, dan memberikan kami sebagai generasi penerus nantinya untuk lebih open minded dan peka karena masalah gizi tidak dapat diselesaikan sendiri, ini harus dengan pendekatan secara multi sektoral. Tidak semua teori di bangku perkuliahan dapat diaplikasikan pada masyarakat.
Hari kedua, kegiatan pertama yaitu sharing session dengan Yayasan JAPFA Foundation yang disampaikan oleh Bapak Andi Prasetyo selaku ketua pengurus yayasan dan disini saya dipercaya untuk menjadi moderator. Terimakasih, kesempatan yang tidak boleh ditolak. Topik yang disampaikan adalah tentang Social Awareness. Di era digital saat ini, melakukan kampanye melalui media digital apapun memiliki dampak yang kuat. Tentunya kampanye yang dilakukan adalah kegiatan positif seperti kampanye sosial. Yayasan JAPFA Foundation sangat aware dalam berkampanye sosial di media digital terutama peduli terhadap standar kualitas asupan gizi khususnya protein hewani. Mau tahu dan kepo lebih lanjut langsungs aja cek di http://japfafoundation.org/ atau mau tahu kegiatannya seperti apa saja, langsung cek di youtube.
| Source : Panitia IYNLC 2018 |
Kegiatan kedua yaitu diskusi dalam bentuk Role Play: Jika
Aku Menjadi. Pihak fasilitator akan memberikan kasus dan peserta akan
memerankan sebagai pemerintah, NGO, LSM, Organisasi Mahasiswa, ataupun tenaga
kesehatan. Seru!! Belajar untuk memecahkan masalah dengan lebih peka
memerhatikan keadaan masyarakat dari segala aspek.
Kegiatan ketiga yaitu sharing session dari PT Indofood CBP
Sukses Makmur yang disampaikan oleh Bapak Stefanus Indrayana selaku General
Manager Corporate Communication. Bapak Stefanus merupakan alumni dari IPB
departemen Teknologi Pangan. Topik yang disampaikan tentang pengalaman
leadership dan kecakapan yang dibutuhkan di Bidang Corporate Communication.
Corporate communication harus dilakukan untuk mencapai integritas dan reputasi
yang baik sehingga memiliki trust atau kepercayaan di masyarakat (Social
Trust). Trust yang baik akan mencapai kolaborasi yang kuat sehingga
terbentuklah hubungan kerjasama yang positif.
Komentar
Posting Komentar